20141226Illiza

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal (istimewa)

 

Banda Aceh - Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Saaduddin Djamal mengapresiasi Bank Indonesia atas kepeduliannya dalam memperhatikan pendidikan tinggi mahasiswa kurang mampu.

"Kami mengapresiasi Bank Indonesia yang begitu peduli dan secara terus menerus memperhatikan pendidikan tinggi mahasiswa kurang mampu, namun memiliki prestasi akademik," kata Hj Illiza Saaduddin Djamal di Banda Aceh, Rabu.

Apresiasi tersebut disampaikan Hj Illiza Saaduddin Djamal ketika menghadiri penyerahan secara simbolis beasiswa kepada 80 mahasiswa Universitas Syiah Kuala dan Universitas Islam Negeri Ar Raniry, Banda Aceh.

Sebanyak 80 mahasiswa di dua perguruan tinggi negeri tersebut menerima beasiswa Rp500 ribu bulah atau Rp6 juta per tahun untuk setiap penerima. Dan total beasiswa yang disalurkan tersebut mencapai Rp480 juta.

Wali Kota mengatakan, beasiswa kepada mahasiswa kurang mampu tersebut diberikan setiap tahunnya. Dan ini menjamin keberlangsungan pendidikan tinggi mahasiswa penerima manfaat.

Oleh karena itu, kata dia, mahasiswa penerima beasiswa diingatkan untuk menggunakan bantuan dari Bank Indonesia tersebut untuk kebutuhan pendidikan. Dan jangan untuk konsumtif yang tidak perlu.

Selain itu, Wali Kota menyebutkan penerima beasiswa adalah mahasiswa pilihan dan memiliki prestasi akademik yang baik. Dan mereka yang menerima beasiswa ini juga melalui seleksi ketat.

"Karena itu, beasiswa ini jangan disia-siakan. Jangan digunakan beasiswa ini untuk hal lain selain untuk kebutuhan pendidikan. Gunakanlah untuk menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi," kata Hj Illiza Saaduddin Djamal.

Rektor Universitas Islam Negeri Ar Raniry Prof Farid Wadji Ibrahim mengatakan beasiswa yang disalurkan tersebut merupakan bentuk kepedulian Bank Indonesia terhadap dunia pendidikan.

"Beasiswa ini adalah amanah. Jalankan amanah ini dengan baik. Tunjukan prestasi bahwa kalian benar-benar layak menerima beasiswa. Masih banyak mahasiswa UIN Ar Raniry yang belum menerima beasiswa," ungkap Prof Farid Wajdi Ibrahim.

Senada juga diungkapkan Rektor Universitas Syiah Kuala Prof Samsul Rizal. Ia mengingatkan mahasiswa penerima manfaat tidak menggunakan beasiswa tersebut untuk hal konsumtif.

"Gunakan beasiswa ini untuk pendidikan. Jangan gunakan untuk konsumtif seperti membeli sepeda motor atau telepon genggam maupun barang lainnya," kata Prof Samsul Rizal mengingatkan.

Prof Samsul Rizal mengatakan beasiswa diberikan Bank Indonesia agar mahasiswa tidak mampu, tetapi berprestasi bisa menyelesaikan pendidikannya tepat waktu dan berkualitas.

"Jadi, kepada penerima beasiswa harus cepat menyelesaikan pendidikannya dan bisa langsung bekerja, sehingga bisa membantu ekonomi keluarga," kata Prof Samsul Rizal.

 

Sumber : aceh.antaranews.com
Copyright © 2016